Wisuda ke-108, Wadek I : Jadilah “Pewaris Ilmu” yang Berdampak bagi Umat

(9/7/2026)fu.uinsgd

127 Lulusan Fakultas Ushuluddin UIN SGD Bandung Diingatkan Jaga Amanah Ilmu dan Nama Baik Almamater

Prosesi pelepasan 127 wisudawan Fakultas Ushuluddin UIN Sunan Gunung Djati Bandung pada Wisuda ke-108 menjadi momentum refleksi dan harapan. Dalam amanatnya, Wadek I Dr.Ecep Ismail, M.A.,menegaskan bahwa hari wisuda bukan sekadar penanda akhir masa studi, melainkan awal pengabdian nyata kepada agama, bangsa, dan kemanusiaan.

“Gelar akademik yang saudara peroleh bukanlah tujuan akhir, melainkan amanah yang akan dipertanggungjawabkan, baik di hadapan masyarakat maupun di hadapan Allah Swt,” tegas Wadek I.

Lulusan Ushuluddin: Pewaris Tradisi Keilmuan Islam

Sebagai lulusan Fakultas Ushuluddin, para wisudawan disebut memiliki tanggung jawab khas. Mereka adalah pewaris tradisi keilmuan Islam yang berakar pada Al-Qur’an, Sunnah, dan khazanah intelektual para ulama.Di tengah derasnya perkembangan ilmu pengetahuan, teknologi, dan arus informasi, masyarakat saat ini membutuhkan sarjana yang tidak hanya cerdas secara intelektual.

“Tetapi juga matang secara spiritual, arif dalam bersikap, serta mampu menghadirkan Islam sebagai rahmat bagi seluruh alam,” lanjut Wadek I.

Nilai-nilai yang dipelajari selama di bangku kuliah diharapkan tidak berhenti sebagai teori. Ilmu tersebut harus menjadi landasan berpikir, bersikap, dan bertindak dalam setiap peran yang akan dijalani lulusan, baik sebagai akademisi, peneliti, pendidik, birokrat, tokoh masyarakat, maupun profesi lainnya.

Apresiasi untuk Orang Tua dan Pesan untuk Alumni

Wadek I juga menyampaikan penghormatan setinggi-tingginya kepada para orang tua dan keluarga wisudawan. Keberhasilan hari ini dinilai sebagai buah dari doa yang tidak pernah putus, pengorbanan, dan kesabaran mendampingi putra-putri hingga tuntas menempuh pendidikan.

“Kepada para wisudawan dan wisudawati, jagalah nama baik almamater. Di mana pun saudara berada, tunjukkan integritas, profesionalisme, kejujuran, dan akhlak yang mulia,” pesannya.

Wadek I juga mendorong para alumni untuk terus belajar sepanjang hayat dan mampu beradaptasi dengan perubahan zaman tanpa kehilangan jati diri sebagai insan akademik yang berlandaskan nilai-nilai Islam.Fakultas Ushuluddin, lanjutnya, akan terus membuka ruang kolaborasi melalui jejaring alumni. Kolaborasi itu diharapkan dapat memperkuat pengembangan keilmuan, penelitian, pengabdian kepada masyarakat, serta kontribusi nyata bagi kemajuan fakultas dan universitas

Doa untuk Keberkahan Ilmu

Menutup amanat, Wadek I mengucapkan selamat kepada seluruh wisudawan dan wisudawati. Ia berharap ilmu yang telah diperoleh menjadi ilmu yang bermanfaat, mengantarkan pada keberkahan hidup, kesuksesan dunia dan akhirat, serta menjadi jalan untuk memberikan manfaat seluas-luasnya bagi umat, bangsa, dan peradaban

.“Selamat menapaki babak kehidupan yang baru. Teruslah berkarya, menginspirasi, dan mengabdikan diri dengan menjunjung tinggi nilai-nilai keilmuan, keislaman, dan kemanusiaan,” pungkasnya.*** haryadi

 

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Scroll to Top