(10/6/2026)fu.uinsgd-
Seluruh Mahasiswa IAT Ikuti Penguatan Literasi, Pencegahan & Mekanisme Pelaporan
– Program Studi Ilmu Al-Qur’an dan Tafsir Fakultas Ushuluddin UIN Sunan Gunung Djati Bandung menggelar kegiatan Pembinaan Pencegahan dan Penanganan Kekerasan Seksual (PPKS) bagi seluruh mahasiswa IAT.
Kegiatan ini menggandeng Tim Satuan Tugas Pencegahan dan Penanganan Kekerasan Seksual UIN SGD Bandung sebagai narasumber utama, adalah Dr. Neng Hannah, M.Ag
Kegiatan bertujuan memperkuat pemahaman mahasiswa tentang bentuk-bentuk kekerasan seksual, dampaknya, serta mekanisme pencegahan dan pelaporan sesuai Permendikbudristek No. 30 Tahun 2021 dan kebijakan kampus.
“Pembinaan ini wajib diikuti seluruh mahasiswa IAT. Kami ingin menciptakan ruang akademik yang aman, nyaman, dan beretika. Mahasiswa IAT sebagai calon intelektual Qur’ani harus menjadi teladan dalam menjaga martabat diri dan orang lain,” ujar Dr.Solehudin, MA Ketua Prodi IAT FU dalam sambutannya.
Materi: Dari Definisi hingga Langkah Pelaporan
Tim Satgas P2KS UIN SGD Bandung memaparkan 3 poin utama:
1.Literasi PPKS: Jenis kekerasan seksual mulai dari pelecehan verbal, fisik, non-fisik, hingga pemanfaatan teknologi. Mahasiswa diajak mengenali batasan relasi yang sehat di kampus.
2.Dampak & Korban: Kekerasan seksual tidak hanya melukai fisik, tapi berdampak psikologis, akademik, dan sosial. Satgas menekankan pentingnya empati dan tidak menyalahkan korban.
3.Mekanisme Pelaporan: Mahasiswa dibekali alur pengaduan, layanan pendampingan, dan jaminan kerahasiaan serta perlindungan dari Satgas P2KS UIN SGD. Nomor layanan dan kanal aduan resmi juga disosialisasikan.
Sesi interaktif dan tanya jawab berlangsung aktif. Mahasiswa IAT antusias bertanya seputar cara merespons jika melihat atau mengalami kekerasan seksual, serta peran bystander dalam pencegahan.
“Satgas P2KS hadir bukan untuk menakut-nakuti, tapi untuk melindungi. Kampus harus zero tolerance terhadap segala bentuk kekerasan seksual. Mahasiswa adalah garda depan budaya saling menghormati,” tegas perwakilan Tim Satgas P2KS.
IAT Komitmen Bangun Budaya Aman & Beradab

Melalui pembinaan ini, Prodi IAT berkomitmen mengintegrasikan nilai-nilai adab, akhlak Qur’ani, dan anti kekerasan ke dalam proses pembelajaran. Seluruh mahasiswa IAT diharapkan menjadi agen perubahan yang menyebarkan budaya saling menghargai di lingkungan kampus maupun masyarakat.Kegiatan ditutup dengan penandatanganan komitmen bersama mahasiswa IAT untuk menolak segala bentuk kekerasan seksual dan aktif menjaga lingkungan akademik yang aman.“Pembinaan ini bukan acara seremonial. Ini langkah awal yang konsisten. Prodi IAT akan terus berkolaborasi dengan Satgas P2KS untuk edukasi berkelanjutan,” tutup Solehudin.*** haryadi





