Kolaborasi DEMA FU dan Kelas Menulis Sukses Antar Mahasiswa Tembus Jurnal Ilmiah SINTA 5

(9/6/2026)fu.uinsgd-

Program 2 bulan buktikan ekosistem akademik bisa tumbuh dari organisasi kemahasiswaan

Budaya akademik yang kuat tidak hanya lahir di ruang kuliah. Dewan Eksekutif Mahasiswa Fakultas Ushuluddin UIN Sunan Gunung Djati Bandung bersama Kelas Menulis Fakultas Ushuluddin membuktikannya melalui program “Kelas Menulis DEMA FU” yang berhasil mengantarkan sejumlah mahasiswa mempublikasikan karya ilmiah di jurnal nasional, termasuk SINTA 5.

Program ini digagas Ketua Umum DEMA FU Galuh Fajar Pratama dan Ketua Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan DEMA FU Tuhfi Fitria Abdullah. Berangkat dari kegelisahan: akses informasi melimpah di era digital, tapi kemampuan menulis dan publikasi ilmiah mahasiswa belum seimbang. Kolaborasi dengan Kelas Menulis FU dihadirkan sebagai wadah pembinaan akademik terarah, sistematis, dan berkelanjutan.

 

Metode Pendampingan dari Nol hingga Terbit

Peserta mendapat pendampingan langsung tutor Kelas Menulis FU. Fokusnya bukan hanya menyelesaikan tulisan, tapi juga membekali pemahaman proses publikasi ilmiah: memilih jurnal, review, hingga etika akademik.“Banyak mahasiswa ingin menulis karya ilmiah tapi bingung mulainya dari mana dan alurnya seperti apa. Kelas menulis jadi solusi. Kita belajar dari nol, perlahan, diawasi langsung tutor fakultas,” jelas Nur Aprilyana, Organizing Committee Kelas Menulis DEMA FU, Senin,8 Juni 2026

Program berjalan ±2 bulan dengan 5 tahap: pelatihan intensif 3 hari, coaching class, mentoring, konferensi ilmiah, hingga submit bareng ke jurnal sesuai bidang kajian.

Hasil: Artikel Mahasiswa Tembus SINTA 5

Target KEMENDIKBUD DEMA FU tercapai. Beberapa artikel mahasiswa telah terbit:

1.Hukmah Shabiyya – “Analisis Teori Habitus dalam Novel Normal People Karya Sally Rooney Berdasarkan Filsafat Pierre Bourdieu”, Jurnal Mantiqh SINTA 5.

2.Dea Asti Widia – “Analisis Filosofis Tokoh Eren Yeager dalam Pandangan Filsafat Eksistensialisme Sartre antara Kebebasan dan Moralitas”, Jurnal Paradigma SINTA 5.

3.Anggraeni Hanafiyah Sayiddah – “Krisis Eksistensial dan Relasi Gender dalam Kasus KDRT dan Perceraian: Analisis dari Perspektif Aqidah dan Filsafat”, Ledalogos: Jurnal Filsafat.

4.Diaz Fakhreji Umam – “Analisis Pendidikan Kritis sebagai Konsep Pemikiran Paulo Freire terhadap Kaum Tertindas”, Jurnal Ilmu Pendidikan dan Penelitian.

“Anggota menulis hingga selesai dan berhasil terbit di jurnal SINTA 5 serta jurnal lainnya. Kami berharap program kerja perdana kabinet ini diteruskan kepengurusan berikutnya, mengingat antusias peserta dan konsistensi yang harus dijaga,” tambah Nur Aprilyana.

Dekan FU: Ini Bukti Potensi Mahasiswa

Dekan Fakultas Ushuluddin Prof. Dr. H. Wahyudin Darmalaksana, M.Ag mengapresiasi capaian tersebut. Ia menilai publikasi ini menunjukkan tumbuhnya semangat akademik, tradisi literasi, dan budaya publikasi ilmiah di

FU.“Mahasiswa FU punya potensi besar berkontribusi pada ilmu pengetahuan jika diberi ruang, pendampingan, dan ekosistem yang mendukung. Saya berharap kolaborasi DEMA dan Kelas Menulis terus berlanjut sebagai motor lahirnya generasi intelektual muda yang produktif, kritis, dan berkualitas,” ujar Prof. Wahyudin.

Hingga Juni 2026, program Kelas Menulis masih berjalan. Sejumlah peserta lain berada di tahap penyempurnaan naskah, review, dan submit. Capaian publikasi diproyeksikan terus bertambah.*** haryadi

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Scroll to Top