Dies Natalis ke-37 HMJ-AFI : Membongkar Imperialisme, Merajut Ulang Imajinasi Islam

(8/5/2026)fu.uinsgd-

Himpunan Mahasiswa Jurusan Aqidah dan Filsafat Islam Fakultas Ushuluddin UIN Sunan Gunung Djati Bandung sukses menggelar rangkaian Dies Natalis ke-37 sepanjang Mei 2026. Dengan tema “Imperialisme dan Rekonstruksi Imajinasi Kolektif dalam Dunia Islam Postkolonial”, kegiatan ini menjadi ruang refleksi akademik sekaligus ajang silaturahmi keluarga besar jurusan.

Acara puncak digelar Senin, 25 Mei 2026 di Aula Abdjan Soelaeman Kampus 1 UIN SGD Bandung. Rangkaian dibuka Jumat, 8 Mei 2026 di Aula Fakultas Ushuluddin oleh Dr. R. Yuli Ahmad Hambali, M.Hum. Wakil Dekan III, bersama Ketua Jurusan Maman Lukmanul Hakim, M.Ag., dan perwakilan HMJ Dzaky Diory

Gabungkan Akademik dan Nonakademik

Dies Natalis tahun ini memadukan lomba dan seminar. Kegiatan nonakademik dibuka dengan Lomba Catur se-Fakultas Ushuluddin, 8 Mei 2026 di Lobby Fakultas. Lomba ini diikuti mahasiswa Ushuluddin untuk mengasah konsentrasi, strategi, dan sportivitas. Juri Anton Hartono dan Muhammad Ashari Setiawan memastikan jalannya lomba objektif dan tertib.Pada 20 Mei 2026 giliran Lomba Esai dan Puisi se-Provinsi Jawa Barat kategori mahasiswa. Babak 10 besar digelar di Aula Fakultas Ushuluddin.

Peserta yang lolos seleksi daring tampil membacakan puisi dan mempresentasikan esai di depan juri.Juri Lomba Esai: Alif Jabal Kurdi, M.Ag., Paridah Napilah, M.Ag., Arip Budiman, M.Ag. Penilaian fokus pada gagasan, analisis, sistematika, dan argumentasi.Juri Lomba Puisi: Bunyamin Pasya, S.S., M.Pd., Wisyaahatun Yasmin, dan Zamzam H.K. Nugraha, S.T. Kolaborasi dengan komunitas Bandung Berpuisi memperkuat kualitas penilaian dari sisi penghayatan, vokal, dan ekspresi

.Puncak Acara: Tumpeng, Hadiah, dan Seminar Nasional

Acara puncak diawali simbolisasi pemotongan tumpeng oleh Naan, S.Psi.I., M.Ag. Sekretaris Jurusan, Faiz Nahrowi Manggala dari DEMA Fakultas, dan Aprilla Ajeng Sekar Ketua HMJ AFI. Tumpeng menjadi simbol syukur atas 37 tahun perjalanan jurusan.Dilanjutkan pembagian hadiah untuk para pemenang:

Lomba Catur se-FU: Juara 1 Agung Setia Mukti AFI 2025, Juara 2 Daffa Dallah Albany Ahmad AFI 2024.

Lomba Puisi Jabar: Juara 1 Erma Rahmawati UIN SGD Bandung “Gema di Tanah Surga”, Juara 2 Fajri Saiq Sidiq Universitas Terbuka “Huma Amuk Gema Onani”, Juara 3 Salwa Juliani UIN SGD Bandung “Riwayat Sunyi Sebuah Negeri”.

Lomba Esai Jabar: Juara 1 Muhamad Seha UIN SGD Bandung, Juara 2 Armeinia Rozzak Unpad, Juara 3 Aa Ramadhan Universitas Riyadlul Ulum.Inti akademik Dies Natalis adalah Seminar Nasional dengan tema yang sama: “Imperialisme dan Rekonstruksi Imajinasi Kolektif dalam Dunia Islam Postkolonial”. Narasumber Dr. Tia Mariatul Khibtiah, S.Ag., M.Si. dan Dr. Muhammad Alfan, M.Ag. membedah imperialisme, hegemoni, krisis identitas, serta cara membangun ulang cara pandang umat Islam pascakolonial. Seminar dimoderatori Arum Puspita Arini, mahasiswa pascasarjana UIN SGD Bandung. Diskusi berlangsung interaktif dan mendorong mahasiswa berpikir kritis-reflektif.Acara ditutup hiburan dari OASIS Bandung, menambah kehangatan kebersamaan mahasiswa, dosen, dan alumni.Tujuan: Bangun Cinta Jurusan & Daya Kritis

Menurut panitia, Dies Natalis ini bertujuan 6 hal: memperingati hari lahir jurusan, menumbuhkan rasa memiliki mahasiswa, mempererat solidaritas, mendorong berpikir kritis-kreatif, membangun kompetisi sehat, dan membuka diskursus postkolonial di dunia Islam.Ketua OC Raissa Adzni M. bersama jajaran kepanitiaan dari bidang akademik, nonakademik, logistik, humas, hingga sponsorship mengawal seluruh rangkaian agar berjalan lancar.Dokumentasi lengkap kegiatan dapat dilihat di Instagram resmi @diesnataliesafi37.“Melalui tema ini kami ingin mahasiswa AFI tidak hanya memahami teks, tapi juga membaca konteks. Warisan kolonial masih membentuk imajinasi kita. Tugas generasi sekarang merekonstruksi ulang agar dunia Islam punya narasi mandiri,” ujar panitia.

Dies Natalis ke-37 ditutup dengan harapan: semangat intelektual, kebersamaan, dan kebanggaan terhadap Aqidah dan Filsafat Islam terus tumbuh di UIN Sunan Gunung Djati Bandung.***

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Scroll to Top