Kuliah Umum SAA Hadirkan Dr.Asep Salahuddin,MA

(18/10/2025) fu.uinsgd-  Program studi Agama-Agama (SAA) Fakultas Ushuluddin, UIN SGD Bandung menghadirkan Dr. Asep Salahuddin, MA, (narasumber, Rektor IAILM Suryalaya) dalam Kegiatan Kuliah Umum, di Aula lantai I, Rabu 15 Oktober 2025.

Kegiatan kuliah umum dibuka wakil dekan I Bidang akademik, Dr.Ecep Ismail, M.Ag, dihadiri Wakil dekan II, Dr.Muhlas,M.Hum, Ketua Prodi SAA, Dr.Ilim Abdul Halim, M.Ag, sekretaris SAA, Dr.Mulyadi, M.Hum, (Moderator),dan Dr.Dodo Widarda,M.Hum (Narasumber, direktur Iran Corner)

Mengajak Generasi Muda untuk Menanam dan Memanen Ilmu

Wadek I dalam sambutannya, mengajak generasi muda, khususnya Syubbanul Ilmiah, untuk menanam ilmu dan memahami berbagai hal pada hari ini, sehingga pada saatnya nanti mereka dapat memanen hasilnya.“ ilmu dan pengetahuan harus didasarkan pada nilai-nilai spiritual dan keagamaan sehingga menjadin rahmatan lilalamin” ujarnya

Sementara Katua Prodi SAA Dr.Ilim Abdul Hlim, M.Ag menyatakan bahwa kontribusi  santri dalam mempertahankan bangsa dan negara sudah teruji dan terbukti dalam sejarah perjuangan bangsa. Oleh sebab itu, Hari Santri tanggal 22 Oktober  bukan hanya sekedar peringatan tahunan, tetapi juga sebagai pelajaran bagi kita untuk memahami peran santri dalam mempertahankan bangsa dan negara.

“Generasi muda harus memiliki semangat untuk belajar dan memahami ilmu, serta memanfaatkan waktu untuk mencapai tujuan mereka. Dengan demikian, mereka dapat menjadi generasi yang sukses dan bermanfaat bagi masyarakat.” ujarnya

Ditempat yang sama, Dr.Asep Salahauddin,MA mengungkapakan bahwa  santri memiliki peran yang sangat penting dalam mempertahankan Indonesia, dan bahwa resolusi yang dikeluarkan oleh Kyai Haji Hasyim Asy’ari pada tahun 1945 merupakan salah satu contoh nyata dari peran tersebut.

Menurutnya, sejarah Indonesia seringkali diabaikan atau diputarbalikkan, dan bahwa peran santri dalam mempertahankan Indonesia seringkali diabaikan atau dilupakan. Ia mengingatkan  agar masyarakat Indonesia mengingat kembali peran santri dalam mempertahankan Indonesia, dan agar tidak melupakan sejarah yang sebenarnya.***

 

 

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Scroll to Top