Dihadiri 22 Prodi, ASAI Siap Gelar Simposium Nasional Studi Agama XIV

(28/7/2026)fu.uinsgd-

— Asosiasi Studi Agama Indonesia (ASAI) bersama Prodi Studi Agama-Agama UIN Sunan Gunung Djati Bandung akan menggelar Simposium Nasional Studi Agama XIV yang dirangkaikan dengan Konferensi Internasional, 19–21 Agustus 2026 di Kampus UIN Sunan Gunung Djati Bandung.

Mengusung tema “Religious Studies and Ecological Issues in the Nusantara Manuscript: Past Influence and Future Challenge”, forum ini menjadi ruang bagi para akademisi membongkar pesan ekologi yang tersembunyi dalam manuskrip-manuskrip kuno Nusantara.

Latar Belakang: Mengurai Memori Kolektif yang Terlupakan

Ketua ASAI Prof. Dr. Deni Miharja, M.Ag  menyebut kegiatan ini lahir dari keprihatinan atas derasnya kemajuan sains dan teknologi yang diiringi luruhnya kesadaran terhadap warisan masa lalu.

“Manuskrip-manuskrip kuno menyimpan rekaman relasi manusia dengan alam yang dibingkai kesadaran keagamaan. Namun dalam ruang digital yang serba instan, collective memory dan local wisdom itu hampir tidak tersentuh,” jelas Prof Deni.

Fenomena ini menjadi tantangan bagi Studi Agama-Agama (SAA) yang saat ini berkembang di 22 Prodi di berbagai PT di Indonesia. Selama ini respon terhadap tantangan keilmuan SAA masih berjalan sendiri-sendiri. Padahal ASAI telah berdiri sebagai wadah jejaring nasional.

“Simposium ini didesain untuk merumuskan model, manajemen, dan pola pengembangan kajian SAA, khususnya terkait diseminasi kesadaran empatik dan compassion dalam menjelaskan fenomena keagamaan secara ontologis,” tambahnya.

11 Sub-Tema: Dari Ekoteologi hingga Kebencanaan

Selama 3 hari, peserta akan mendiskusikan 11 sub-tema, antara lain:

Agama dan Lingkungan Hidup, Agama dan Kebencanaan, Ekoteologi dalam Sajian Manuskrip Nusantara, Spiritualitas dan Konservasi Alam, Agama dan Pengelolaan Sampah, hingga Kearifan Lokal dan Kelestarian Alam.

Tujuannya jelas: mengkaji pemahaman ekologi dalam konteks agama dan tradisi lokal, mendorong pemikiran kritis tentang konservasi alam, serta menghadirkan perspektif baru mitigasi isu lingkungan berbasis nilai keagamaan.

Narasumber Lintas Negara dan Lintas Disiplin

Simposium akan menghadirkan pakar nasional dan internasional dengan perspektif multi-disiplin, di antaranya:

Prof. Amarjiva Lochan – Vice President IAHR

Prof. Dr. Dody S. Truna, M.A – Dewan Penasehat ASAI UIN SGD Bandung,

Samsul Maarif, Ph.D – CRCS UGM Yogyakarta

Prof. Ignatius Bambang Sugiharto, LPh. – Universitas Parahyangan,

Dr. Budy Munawar Rachman – Penasehat Menteri Agama bidang Ekoteologi

Prof. Dr. Wawan Hernawan, M.Ag – Dewan Penasehat ASAI, UIN SGD Bandung

Dr. Steve G.C. Gaspersz, M.A – UKI Maluku

Roni Ismail, M.Hum – UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta

Dr. Busro, M.Ag dan Thiyas Tono Taufiq, M.Ag – dari tim Departemen Penerbitan ASAI

Moderator berasal dari UIN Sunan Gunung Djati Bandung: Irma Riyani, Ph.D, Dr. Raden Roro Sri Rejeki Waluyojati, M.A, dan Herlina Nurani, M.Ag.

Siapa yang Diundang?

Peserta sasaran meliputi:

Pengurus dan Anggota ASAI,Dosen Prodi SAA dari PTKIN, STAB, IAKN, UKI, UGM, USD, UKDW Alumni dan mahasiswa S1, S2, S3 Prodi SAA,Masyarakat umum dan praktisi agama serta lingkungan yang berminat pada kajian kontemporer.

Bagi ASAI, kegiatan ini penting untuk memperkuat jejaring akademik antar 22 Prodi SAA di Indonesia. Selama ini jejaring baru sebatas pemetaan kajian. Melalui simposium ini diharapkan lahir kolaborasi nyata dalam riset, publikasi, dan pengembangan kurikulum berbasis lintas disiplin.

“Secara epistemologi, kajian SAA sudah lintas disiplin. Forum ini membentangkan jalan luas bagi pengembangan Prodi SAA, baik dari sisi kelembagaan maupun keilmuan, untuk menjawab tantangan ekologi dan kemanusiaan ke depan,” tegasnya.

Simposium Nasional Studi Agama XIV dan Konferensi Internasional ini diharapkan menjadi tonggak baru dalam mengkampanyekan kesadaran ekologis dalam bingkai keagamaan yang terekam dalam manuskrip Nusantara.Informasi pendaftaran dan publikasi ilmiah dapat diakses melalui ASAI dan Prodi SAA UIN Sunan Gunung Djati Bandung.*** haryadi

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Scroll to Top