(23/7/2026)fu.uinsgd-
Fakultas Ushuluddin UIN Sunan Gunung Djati/SGD Bandung menggelar kegiatan Pendampingan Pengisian SISTER bagi dosen di Ruang Tata Usaha, Lantai 1 Fakultas, Kamis 23/7/2026.

Kegiatan ini melibatkan unsur pimpinan fakultas hingga tenaga kependidikan. Hadir dekanat, para ketua program studi, sekretaris program studi, ketua laboratorium fakultas, ketua laboratorium program studi, Kepala Tata Usaha, dan tenaga kependidikan.
Tujuannya untuk memastikan seluruh dosen mampu mengisi Sistem Informasi Sumber Daya Terintegrasi/SISTER dengan benar dan tepat waktu.
Wakil Dekan II Fakultas Ushuluddin, Dr. Muhlas, M.Hum, mengatakan pengisian SISTER pada dasarnya merupakan tanggung jawab masing-masing dosen. Namun karena sistem ini masih baru, banyak dosen yang mengalami kendala.
“Sejatinya pengisian SISTER itu tanggung jawab dosen masing-masing. Tetapi karena ini awal, dalam proses pengisiannya banyak mengalami kesulitan. Maka fakultas berinisiatif membantu agar proses pengisian itu berlangsung lancar dan mudah,” ujarnya.
Ia menjelaskan, melalui pendampingan ini dosen bisa langsung praktik, bertanya, dan memahami alur pengisian dari awal sampai akhir. “Kami melakukan simulasi bagaimana proses pengisian SISTER. Harapannya dosen bisa mengetahui dan memahami sehingga tidak mendapat kesulitan saat mengisi mandiri nantinya,” lanjutnya.
Dukung Sertifikasi dan Kenaikan Pangkat

Menurut Muhlas, SISTER memiliki peran strategis bagi pengembangan karier dosen.“SISTER ini bermanfaat untuk banyak hal, terutama untuk sertifikasi dan kenaikan pangkat. Data di SISTER menjadi rujukan utama dalam proses penilaian, jadi harus diisi dengan lengkap dan akurat,” tegasnya.
Dalam kegiatan pendampingan, tim operator fakultas memandu dosen mulai dari login akun, pengisian data riwayat pendidikan, penelitian, pengabdian kepada masyarakat, hingga unggah bukti dukung. Sesi tanya jawab juga dibuka untuk menyelesaikan kendala teknis secara langsung.Dengan pendampingan terpadu yang melibatkan pimpinan dan unsur administrasi ini, Fakultas Ushuluddin menargetkan 100% dosen dapat menyelesaikan pengisian SISTER tepat waktu.***haryadi



