(09/10/2025) fu.uinsgd- Fakultas Ushuluddin,Universitas Islam Negeri (UIN) Sunan Gunung Djati Bandung menyelenggarakan Sosialisasi Praktikum Tahfizh al-Qur’an, bertempat di Mesjid kampus II, Kamis, 09 Oktober 2025. Kegiatan ini diikuti 584 mahasiswa angkatan 2025 atau yang belum lulus tahun lalu. Dan, acara ini dihadiri para ketua dan sekretaris program.

Dalam sambutanya, Wakil dekan I Bidang Akademik, Dr.Ecep Ismail,M.ag mengatakan bahwa kegiatan ini sebagai salah satu kegiatan kokurikuler yang mengikat secara akademik bagi mahasiswa. Kamis, Praktikum ini bertujuan untuk membimbing dan membantu mahasiswa dalam menghafal al-Qur’an melalui metode tasmi’ (setoran hafalan) dan membantu mahasiswa agar mendapat kemudahan dalam menghafal al-Qur’an.
Tujuan Praktikum Tahfizh al-Qur’an

Praktikum Tahfizh al-Qur’an memiliki dua tujuan utama, yaitu:
1. Membimbing dan membantu mahasiswa dalam menghafal al-Qur’an: Melalui metode tasmi’, mahasiswa dibimbing dan dibantu untuk menghafal al-Qur’an dengan baik dan benar.
2. Membantu mahasiswa agar mendapat kemudahan dalam menghafal al-Qur’an: Praktikum ini juga bertujuan untuk membantu mahasiswa agar dapat menghafal al-Qur’an dengan lebih mudah dan efektif.
Dijelaskan Ia bahwa praktikum Tahfizh al-Qur’an merupakan kegiatan kokurikuler yang mengikat secara akademik dan merupakan salah satu syarat bagi mahasiswa untuk mengikuti ujian komprehensif dan ujian Munaqosah.

Tahapan Kegiatan
Praktikum Tahfizh al-Qur’an dilaksanakan dengan beberapa tahapan, yaitu:
1. Persiapan: Persiapan ini meliputi penyusunan panduan Praktikum Tahfizh al-Qur’an, penyusunan kelompok dan pembimbing, penugasan dosen pembimbing, penjelasan pelaksanaan bimbingan oleh fakultas kepada para pembimbing dan para mahasiswa secara bersama, dan penyediaan perlengkapan.
” Praktikum Tahfizh al-Qur’an menjadi salah satu kegiatan penting dalam meningkatkan kemampuan mahasiswa Fakultas Ushuluddin UIN Sunan Gunung Djati Bandung dalam menghafal dan mengamalkan al-Qur’an. Ia berharap mahasiswa ushuluddin bisa menjadi hafidz dan hafidzah” ujar Ecep.*** Haryadi



