(22/07/2025)fu.unsgd-
Program Studi (Prodi) Tasawuf dan Psikoterapi Fakultas Ushuluddin UIN Bandung telah menerapkan model Outcome Based Education (OBE) pada mata kuliah Karya Tulis Ilmiah (KTI). Model OBE ini dirancang untuk meningkatkan kualitas pembelajaran dan prestasi mahasiswa.
Hal tersebut dipaparkan Dekan Fakultas Ushuluddin, Prof.Dr.Wahyuddin Dharmalaksana,M.A Selasa,22 Juli 2025.
Menurut Prof.Wahyuddin bahwa Model OBE pada mata kuliah KTI ini dicantumkan di RPKPS (Rencana Program Kegiatan Pembelajaran Semester) yang mencakup mandat KKNI (Kerangka Kualifikasi Nasional Indonesia) dan CPL (Capaian Pembelajaran Lulusan). Selain itu, model OBE ini juga disusun berdasarkan Visi, misi, serta tujuan Prodi dan Profil Lulusan.
Capaian Pembelajaran yang Jelas
Model OBE pada mata kuliah KTI ini memiliki capaian pembelajaran yang jelas, yaitu berupa naskah artikel ilmiah. Mahasiswa akan mengikuti matrikulasi melalui kelas menulis dan coaching clinic untuk mencapai standar conference dan publikasi artikel di jurnal ilmiah.
“Pengalaman model OBE pada mata kuliah KTI di Prodi Tasawuf dan Psikoterapi ini dinilai berhasil berdasarkan monitoring dan evaluasi (monev) pelaksanaan pembelajaran. Model OBE ini telah membantu meningkatkan kualitas pembelajaran dan prestasi mahasiswa.”ucapnya.
Prestasi Publikasi Artikel Ilmiah
Dijelaskan Dekan,Mata kuliah KTI turut menyumbangkan prestasi publikasi artikel ilmiah mahasiswa di Prodi Tasawuf dan Psikoterapi. Hal ini menunjukkan bahwa model OBE pada mata kuliah KTI telah berhasil meningkatkan kualitas penelitian dan publikasi mahasiswa.
Dengan menerapkan model OBE, tambah I, Prodi Tasawuf dan Psikoterapi UIN Bandung telah meningkatkan kualitas pembelajaran dan prestasi mahasiswa. Model OBE ini juga membantu mahasiswa untuk mengembangkan kemampuan menulis dan mempublikasikan artikel ilmiah.
“Model OBE pada mata kuliah Karya Tulis Ilmiah di Prodi Tasawuf dan Psikoterapi UIN Bandung telah berhasil meningkatkan kualitas pembelajaran dan prestasi mahasiswa. Dengan demikian, Prodi ini telah menunjukkan komitmennya untuk meningkatkan kualitas pendidikan dan penelitian.” pungkasnya.*** haryadi



