KISAH MUHAMMAD FADHIL ZIKRI : Dari Posisi 4, Hingga Raih Emas MHQ 20 Juz

(13/9/2026)fu.uinsgd-

Sorak takbir pecah di arena Musabaqah Hifdzil Quran 20 Juz Putra PORSI JAWARA II, Minggu (13/9/2026). Di tengah ketatnya persaingan hafizh se-Jawa dan Madura, nama Muhammad Fadhil Zikri disebut sebagai juara 1. Yang bikin merinding: 2 hari sebelumnya, mahasiswa Prodi Ilmu Al-Qur’an dan Tafsir Fakultas Ushuluddin UIN Sunan Gunung Djati Bandung ini masih tercecer di urutan ke-4 babak penyisihan.

Dari Papan Tengah ke Puncak Podium

Tekanan luar biasa. 18 PTKIN mengirim penghafal terbaiknya. Juri dari berbagai daerah. Penonton memadati arena.Fadhil sempat goyah. Di penyisihan, penampilannya belum maksimal. Posisi 4 membuat peluangnya tipis.Tapi di final, semuanya berubah. Dengan suara tenang, tajwid rapi, dan hafalan kokoh, Fadhil tampil tanpa cela. Para juri mengangguk. Hasilnya: Medali Emas untuk UIN Bandung.

“Senang, tidak menyangka. Karena di penyisihan saya masuk urutan keempat. Berkat usaha, doa, ikhtiar, dan dukungan dari semuanya, alhamdulillah di final bisa tampil dan meraih prestasi ini,” ujar Fadhil sesaat setelah pengumuman, matanya berkaca-kaca.

Ia tak lupa mengucapkan terima kasih kepada para ustadz pembimbing di kampus yang setia menyimak murojaahnya hingga larut malam.

Emas yang Menyempurnakan Dominasi UIN Bandung

Medali emas Fadhil bukan sekadar tambahan koleksi. Ini penutup manis dominasi UIN SGD Bandung di PORSI JAWARA II.Di saat kontingen lain unggul di olahraga dan seni, UIN Bandung menunjukkan taringnya juga di arena keagamaan. Bukti bahwa kampus ini mencetak lulusan yang unggul akademik sekaligus kokoh spiritual.

Bagi Fadhil, emas ini lebih dari trofi. Ini amanah.

“MHQ bukan lomba cari menang. Tapi ikhtiar menjaga Kalamullah. Kalau Allah titipkan juara, berarti harus dijaga dan diamalkan,” ucapnya pelan.

“Ilmu untuk Rahmat” Terwujud di Mimbar Al-Qur’an

Kemenangan Fadhil seakan menjawab tema besar PORSI JAWARA II: “Energi Juara, Harmoni Nusantara” dan visi kampus “Ilmu untuk Rahmat, Karya untuk Umat”.

Dari lapangan voli, tatami karate, hingga mimbar Al-Qur’an — UIN Bandung membuktikan diri sebagai kampus yang melahirkan juara di semua lini.

Wakil Rektor III Prof. Dr. Husnul Qodim, MA yang menyaksikan langsung menyebut ini bukti pembinaan holistik.

“Ini bukan kebetulan. Ini hasil pembinaan, doa orang tua, dan kesungguhan mahasiswa. Selamat Fadhil, jaga hafalan dan akhlaknya,” pesannya.

Kini, nama Muhammad Fadhil Zikri tercatat sebagai salah satu hafizh terbaik PTKIN se-Jawa dan Madura 2026. Dari posisi keempat, ke podium tertinggi. Dari keraguan, menjadi kebanggaan satu kampus.  Allahu Akbar.!!!

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Scroll to Top