Pojok Dekan

Memagari Pendakwah

Setelah isu sertifikasi ulama reda, kini muncul rencana penyusunan pedoman ceramah di tempat ibadah oleh Kementerian Agama RI. Sebagaimana dijelaskan menteri agama, ada empat hal yang melatarbelakangi rencana ini. Keempat hal tersebut...

Arsip
Pojok Pembantu Dekan

Biografi KH. Hasan Maolani

K.H. HASAN MAOLANI (1779-1874). Masyarakat setempat menyebutnya “eyang Manado,” karena di akhir hidupnya diasingkan ke Manado, Sulawesi Utara oleh pemerintah Hindia Belanda. Hasan Maolani lahir di Lengkong, Garawangi,...

Arsip
Aktivitas Dosen

Ilim Abdul Halim; Iman Sebagai Modal Dialog dengan...

Majalaya, sebuah kawasan dari Kabupaten Bandung yang dikatakan sebagai kota Dolar pada tahun 1960-an, tumbuh dengan ekonomi yang luar biasa karena pertumbuhan pabrik-pabrik tenun di  sana. Kain sarung yang menjadi penanda kehidupan...

Arsip

Agus Gunawan. Kesadaran Beragama Jama’ah Pengajian Majelis Taklim Khoerussabil (Suatu Penelitian di Majelis Taklim Khoerussabil Kp. Ciburial desa Sukarame Kecamatan Pacet kabupaten Bandung).
Update: Kamis, 18-JUL-2013

Kesadaran beragama seseorang tidak selau sama antara orang yang satu dengan orang yang lainnya, karena hal ini tergantung faktor-faktor yang mempengaruhinya. Kesadaran beragarna yang mantap hanya terdapat pada urang yang merniliki kepribadian yang matang. Akan tetapi kepribadian yang matang belum ten,u disertai kesadaran beragama yang mantap. Kematangan kepribadian yang dilandasi oleh kehidupan agama yang akan menunjukan kematangan sikap dalam menghadapi berbagai masalah, norma dan nilai-nilai yang ada di masyarakat, m;,mpunyai arah tujuan yang jelas dalain cakrawala hidup.

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui dan memahami hal-hal yang berkaitan dengan kesadaran beragama jema'ah yang. tergabung di majelis taklim Khoerussabil, dari mulai terbentuknya pemahaman keagamaan jemaah, juga faktor-faktor yang menghambat serta menunjang terhadap kesadaran beragama mereka, sampai hasil yang telah dicapai dan dirasakan masyarakat setelah bergabung dengan pengajian majlis taklirn Khuerussabil.

Penelitian ini bertolak dari pemikiran bahwa peranan majelis taklim dalam proses peningkatan pemahaman agama yang dianut sangat pentir.g dan cukup strategis. Disamping itu berdasarkan beberapa teori dan temuan yang telah ada, temnyata majelis taklini bisa memberikan dampak yang cukup signifikan pada perubahan sikap dan tingkah laku.

Penelitian in] dilakukan dengan menggunakan metode deskriptif sebab sifat dan kegunaannya dipandang sesuai dengan permasalahan yang dibahas, dimana metode ini memusatkan perhatian pada masalah yang actual tentang fakta-fakta dan sifat-sifat populasi pada daerah tertentu. Untuk memperoleh data, penulis menggunakan teknik pengumpulan data; studi literature, observasi, wawancara, angket, dan pengolahan data, menganalisis dan menyimpulkannya.

Dengan demikian, dapat disimpulkan bahwa dengan adanya majelis-majelis taklim di desa Sukarame termasuk majelis taklim Khoerussabil, ternyata mampu memupuk dan membangkiikan semangat dan motivasi masvarakat nntuk term menggali dan mengkaji ajaran-ajaran agama. Disamping itu, sikap toleransi dan tali sillaturrahmi semakin erat serta selalu dijaga dan dilestarikan.