Pojok Dekan

BIMBINGAN MAHASISWA MODEL USHULUDDIN UIN BANDUNG



TULISAN ini merupakan bentuk bimbingan mahasiswa yang berlangsung di Fakultas Ushuluddin Universitas Islam Negeri (UIN) Sunan Gunung Djati (SGD) Bandung.

Setiap dosen memiliki tugas bimbingan mahasiswa. Pembagian...

Arsip
Pojok Pembantu Dekan

MENJANGKAU HATI DENGAN REGULASI

HANYA dalam sinetron persilangan pernikahan antara si kaya dan si miskin terjadi. Hanya dalam cerita-cerita fiksi, pernikahan antara mereka yang status sosialnya tinggi dengan yang status sosialnya rendah dirayakan. Dalam dunia...

Arsip
Aktivitas Dosen

HARMONI KEBINEKAAN

Apabila bangsa ini tidak mampu mengelola kebhinnekaan dan membiarkan makin melebarnya keadilan sosial ekonomi, bukan tidak mungkin negara bernama Indonesia akan bubar di 2030. Sumbu ledaknya ada pada isu Suku, Agama, Ras dan Antar...

Arsip

USHULUDDIN SUSUN SOP PENGANGKATAN DOSEN LUAR BIASA
Update: Selasa, 3-MAR-2020

RUMAHMODERASI - FAKULTAS Ushuluddin terus berbenah. Setelah sukses menyusun jadwal kuliah dengan memperbaiki sejumlah masalah di tahun-tahun sebelumnya, kini Fakultas yang dikomandani Dekan DR Wahyudin Darmalaksana mulai fokus membenahi sistem pengangkatan DOsen Luar Biasa (DLB).


Kepastian itu disampaikan Wakil Dekan I Fakultas Ushuluddin UIN Bandung DR Radea Yuli Ahmad Hambali M.Hum, Selasa (03/03/3030). Dia menegaskan, penyusunan Standard Operasional Procedur (SOP) pengangkatan DLB meliputi prosedur dan tata cara pengajuan surat lamaran, administrasi, fit and proper test dan penerbitan surat keputusan.

 

Lebih jauh Radea mengungkapkan Pengangkatan DLB merupakan langkah untuk memastikan proses belajar mengajar berlangsung aman, tertib dan lancar serta mempercepat tercapainya perolehan sikap, pengetahuan dan keterampilan. Berikutnya, pedoman yang telah ditetapkan dilaksanakan secara konsisten oleh seluruh sivitas dengan memperhatikan prinsip transparansi, akuntabilitas, efektif, efisien, dan profesional.

 

Secara lebih rinci Radea menjelaskan, pengangkatan Dosen LB berlaku sejak tanggal ditetapkan.Prosedur ini di buat untuk memastikan Semua pihak yang terlibat dalam prosedur ini mengerti dan memahami setiap langkah dan ketentuan, memiliki pengetahuan yang dipersyaratkan dalam dokumen serta wewenang dan tanggung jawab.

 

Menurutnya, Dosen LB meliputi dosen yang mengajukan surat permohonandengan strata minimal S-2.Sedangkank kategori kesediaan menjadi dosen LB bersesuaian dengan kompetensi, kapasitas dan profesionalitas.

 

"Terkait pengangkatan dosen Luar Biasa ini, langsung dibawah tanggung jawab saya sebagai Wakil Dekan I," tandas Radea.

 

Berikut Prosedur Pengangkatan Dosen Luar Biasa:

 

1. Pemohonmembuat surat lamaran yang ditujukan kepada Dekan Fakultas Ushuluddin dan menyerahkannya kebagian Tata Usaha.

2. Petugas TU menerima dan memeriksa kelengkapan serta syarat-syarat yang diperlukan.

3.Bagian TU Bidang Administrasi Akademik meneruskan surat permohonan ke Wakil Dekan I

4. Wakil Dekan I memeriksa dan meneruskansurat permohonan tersebut ke jurusan.

5. Pihak jurusan mengecek dan memvertifikasi surat lamaran dengan formasi kebutuhan dan kesesuaian matakuliah yang diampu pemohon.

6. Jika diterima, pihak jurusan kemudian meneruskan suratpermohonan ke Wadek II ntuk emeriksa sesuai dengan kesediaan anggaran. 

7. Jika tidak diterima,pihak jurusan mengembalikan surat permohonan lamaran ke Bagoan TU Bidang Administrasi Akademik untuk dibuatkan surat penolakan.

8. Surat lamaran yang diterima oleh Wadek II diteruskankeDekanuntukdiperiksa dan divalidasi.

9. ika dokumen sesuai, Dekan meneruskan kembali suratpermohonanitu ke TU bagian Administrasi Akademik untuk dibuatkan SK pengangkatan dosen LB.

10. Dekan menandatangani SK tersebut dan memintaTata Usaha untuk mendistribusi kepada pihakpemohon.

11.Tata Usaha mendistribusi kepada pihak pemohondan menyerahkanarsiptersebutkeLemari Digital.

12. Pihak Lemari Digital menyimpan dan mengarsipkan dokumen tersebut.

 

Evaluasi pengangkatandosen LB

1. Evaluasi pengangkatandosen LB dilaksanakan berdasarkan catatan pihak jurusan dan dinamika perkembangan situasi dan kondisi.

2. Wakil Dekan I memimpin rapat evaluasi dosen LB minimal 1 kali dalam satu semester.

3. Materi rapat evaluasi meliputi kompetensi, kebutuhandan pembaharuan SK baruuntukdosen LB.

4. Wadek I menentukan tindakan perbaikan pada ketentuan sebagai mana termuat padasurat permohonan menjadi dosen LB.  

5. Wakil Dekan I melaporkan hasil rencana tindak lanjutnya kepada Dekan sesuai dengan notulasi rapat.

6. Dekan memberikan feed back atas laporan yang disampaikan oleh Wakil Dekan I.