Pojok Dekan

Memagari Pendakwah

Setelah isu sertifikasi ulama reda, kini muncul rencana penyusunan pedoman ceramah di tempat ibadah oleh Kementerian Agama RI. Sebagaimana dijelaskan menteri agama, ada empat hal yang melatarbelakangi rencana ini. Keempat hal tersebut...

Arsip
Pojok Pembantu Dekan

Biografi KH. Hasan Maolani

K.H. HASAN MAOLANI (1779-1874). Masyarakat setempat menyebutnya “eyang Manado,” karena di akhir hidupnya diasingkan ke Manado, Sulawesi Utara oleh pemerintah Hindia Belanda. Hasan Maolani lahir di Lengkong, Garawangi,...

Arsip
Aktivitas Dosen

Ilim Abdul Halim; Iman Sebagai Modal Dialog dengan...

Majalaya, sebuah kawasan dari Kabupaten Bandung yang dikatakan sebagai kota Dolar pada tahun 1960-an, tumbuh dengan ekonomi yang luar biasa karena pertumbuhan pabrik-pabrik tenun di  sana. Kain sarung yang menjadi penanda kehidupan...

Arsip

Jurusan Ilmu Hadis Selenggarakan Gebyar Ilmu Hadis 2017
Update: Senin, 15-MEI-2017

Selasa, 9 mei 2017, acara Gebyar Ilmu Hadis resmi dibuka. Pembukaan itu dihadiri oleh seluruh mahasiswa/i Ilmu Hadis, serta para birokrasi dan delegasi dari setiap HMJ dan Senat Fakultas Ushuluddin. Acara ini menyelenggarakan berbagai macam kegiatan. Diantaranya adalah seminar, lomba-lomba, dan acara puncak berupa festival seni.

“Meskipun katanya Ilmu Hadis minoritas, tapi jangan sampai jadi terkucilkan” ungkap Wakil Dekan III Fakultas Ushuluddin, Dr. Engkos Kosasih, M. Ag dalam sambutannya.

Setelah pemotongan pita sebagai simbolik, maka acara pun resmi dibuka. Sebagai pembuka acara adalah diadakannya seminar atau kelas menulis yang diadakan setelah acara pembukaan. Pelatihan menulis yang di narasumberi oleh Muhammad Machally dari LPM Suaka ini berisi materi mengenai dasar-dasar menulis, motivasi bagi para penulis pemula, hal-hal yang harus dan tidak harus dilakukan dalam menulis, serta berbagai hal teknis lainnya.

Salah satu kata motivasi yang diutarakan pembicara yang bernama lengkap Muhammad Machally ini adalah “Tuhan saja menulis, masa makhluknya engga”. Tentu saja, ini menjadi acuan bagi kita semua agar bisa mengabadikan nama dalam sebuah karya tulis. Pelatihan yang berlangsung selama kurang lebih 4 jam tersebut berlangsung lancar dan peserta sangat antusias. Peserta juga dibekali dengan praktek menulis esai yang diarahkan oleh narasumber.

 

Acara Gebyar Ilmu Hadis yang akan berlangsung selama dua minggu, akan dimeriahkan oleh berbagai macam lomba dan bazar. Seperti lomba MTQ, tahfidz hadis, pidato bahasa arab, menulis esai, meme dakwah, futsal dan mojang jajaka. Selain itu, seluruh mahasiwa ilmu hadis pun dapat berlatih berwirausaha melalui bazar yang bertempat di depan fakultas Ushuluddin.[]