Pojok Dekan

SAYA DULU BELUM MENEMU TRADISI RISET

 

DR.Wahyudin Darmalaksana, MA

TAHUN 1996 saya harus menyusun skripsi. Ketika itu di Fakultas Ushuluddin apa yang disebut masalah tidak selalu dihubungkan dengan masalah praktis semisal adanya ketimpangan di...

Arsip
Pojok Pembantu Dekan

Biografi Drs. H.O. Djauharudin AR (1933-1995).

Ilmu Harus Membentuk Akhlaq

“….pengamalan ilmu pengetahuan yang diperoleh para mahasiswa harus dapat membentuk watak/karakter mahasiswa. Watak dan karakter itu...

Arsip
Aktivitas Dosen

HARMONI KEBINEKAAN

Apabila bangsa ini tidak mampu mengelola kebhinnekaan dan membiarkan makin melebarnya keadilan sosial ekonomi, bukan tidak mungkin negara bernama Indonesia akan bubar di 2030. Sumbu ledaknya ada pada isu Suku, Agama, Ras dan Antar...

Arsip

THE END OF RELIGION ERA
Update: Senin, 7-OKT-2019

Oleh: Wahyudin Darmalaksana, MA

 

BUKU yang ditulis Prof.DR.H Afif Muhammad,MA ini menunjukan wabah agnotisme di belahan dunia. Dia merupakan benih spiritualisme atheis atau "spirit tanpa Tuhan". Agnotisme adalah pandangan filsafat bahwa ada atau tidak adanya Tuhan sama saja tidak dapat jelaskan.

Tesis ini tamparan. Suatu celah untuk riset. Mengapa hari ini disebut "The End of Religion Era" (Era Keberakhiran Agama).

Disebut tamparan sebab yang bukan dari agama justru sedang mendapat dan diberi ruang, yaitu studi nilai dan studi spritual. Sayangnya ruang ini bukan dimenangkan dari agama. Sebaliknya, justru yang bukan dari agama telah meyumbangkan kontribusi konkrit.

Ini tantangan untuk mengembangkan studi agama. Solusinya adalah bagaimana agama sebagai institusi iman diabatraksikan oleh dunia akademik menjadi nilai praktis dan sekaligus spirit yang konkrit. Ini tantangannya.

Sejalan dengan tantangan ini, sejumlah pendidikan tinggi agama di dunia global tengah mengambangkan studi agama dari perspektif akademik. Dalam hal ini studi agama dihubungkan dengan topik hak asasi, demokrasi, geo-politik, logistik, lingungan, dan pembangunan berkelanjutan.

Agama dari studi akademik sangat ditunggu. Selama belum ada, maka benarlah "Era Keberakhiran Agama" itu. Berakhir di tengah-tengah kekuatan nilai sosial dan spiritual atheisme. Suatu ulasan atas buku The End of Religion Era karya Prof. Afif Muhammad, MA.