Pojok Dekan

Seminar Kerukunan Umat Beragama

Akhirnya Seminar Nasional Kerukunan Umat Beragama yang baru saja (Rabu, 25 Pebruari 2015) dilaksanakan berjalan dengan lancar. Tokoh nasional yang diundang semuanya datang, mulai dari K.H. Hasyim Muzadi, Prof. Magniz, Prof. Dawam,...

Arsip
Pojok Pembantu Dekan

Membaca Pikiran Manusia: Analisis Sisi Negatif...

A. Pendahuluan
Dalam tubuh manusia terdapat tiga kom-ponen yang sangat vital: Kepala, dada, dan perut. Jika tidak memiliki salah satu dari ketiga komponen ini, manusia tidak akan pernah hidup. Oleh karena itu, manusia tidak boleh...

Arsip
Aktivitas Dosen

Julian : Sang Maestro Seni Ushuluddin

Julian Ashari, M.Ag., kelahiran Jakarta pada tanggal 30 Juli 1974 merupakan dosen pengampu Antropologi pada Jurusan Perbandingan Agama (PA) Fakultas Ushuluddin UIN SGD Bandung sejak tahun 1999 sampai 2015.

Kecintanya pada...

Arsip

Analisis Historiografi Tambo Minangkabau
Update: Kamis, 11-JUL-2013

Tambo Minangkabau karya Ahmad Dt. Batuah dan A. Dt. Madjoindo adalah suatu karya sastra yang menceritakan sejarah (asal-usul) suku bangsa, asal-usul negeri serta adat-istiadatnya, yaitu Minangkabau. Karya sastra sejarah ini dapat disebut historiografi tradisional, yaitu: penulisan sejarah suatu negeri berdasarkan kepercayaan masyarakat setempat secara turun-temurun yang mencakup unsur sastra, mitologi, dan sejarah. Tambo Minangkabau tergolong kelompok karya sastra yang penting dan jumlahnya banyak,  baik dalam karya sastra Indonesia lama (Melayu) maupun dalam karya sastra Nusantara (daerah). Dalam sastra Melayu banyak dijumpai karya sastra sejarah seperti ini, misalnya, Sejarah Melayu, Hikayat Aceh, Hikayat Banjar, Silsilah Kutai, atau Tuhfat an-Nafis. Tambo Minangkabau sendiri ditulis dalam bahasa Melayu berbentuk prosa.[]

  1. Analisis Historiografi Tambo Minangkabau.pdf - unduh